kategori

Senin, 01 April 2013

^^ MEMORY ^^

The first day in April. Hah, bulan ini sedikit terasa menakutkan. Rasanya hari ini juga ingin beres-beres, pesen tiket dan pulang. Tapi bagaimana ini, sepertinya itu tidak mungkin. Rasanya terlalu jahat dan sangat memalukan ketika memiliki pikiran seperti itu. Entah kenapa, waktu terkadang terasa sedikit menakutkan. 

By The Way, Selamat ya bagi teman-teman yang akan wisuda bulan ini. Semoga langkah kalian selanjutnya dimudahkan. Yang masih kuliah, yang masih ngelab salah satunya adalah saya....hehehehhehe....^^, dan yang masih sibuk persiapan munaqosah, semangat ya!!!!!!!!!!!!!!!!!. Harus lebih rajin lagi, jangan nyerah , dan yang paling penting jaga kesehatan karena apapun itu tanpa sehat kita semua bukan apa-apa dan g" akan bisa melakukan apapun yang kita mau.

Hmmm, gini ya rasanya jadi mahasiswa semester akhir, g" enak banget. Dulu selalu punya waktu untuk bareng-bareng, kemana-mana bareng, ada acara apa juga bareng, tahun baruan bareng, tapi sekarang masing-masing punya kesibukan sendiri-sendiri. Ngomong-ngomong masalah bareng, jadi inget sesuatu.

      CHEM 2008
Foto ini diambil sebelum acara kunjungan industri di bantul, sayang nya g" komplit karena ada beberapa temen-temen yang g" bisa ikut salah satunya yaitu CITRA TISASUCIPUPADEWI. Kalau g' salah makhluk satu ini g" bisa ikut karena sakit. Lucu ya....masih pada culun-culun dan imut-imut.

Citra Tisasucipupadewi


Ohh iya... sesi foto kali ini ada dua makhluk yang paling TOP. Dimana-mana selalu ada mereka dan anehnya wajah dua orang ini yang paling banyak ditangkap camera. 

Irpan Purnama


Herlina

Ahhh, dah capek nulissss...udah dulu ahh, besok-besok ja lagi disambung...^^.

Kamis, 06 Desember 2012

AKU, KAMU DAN SUARA RINTIK HUJAN


Lihatlah!!!!!. Hujan itu benar-benar indah.
Rintik-rintik airnya mengalir diantara senyumku.
Aku tidak tau seberapa banyak keistimewaan yang ada dalam diri hujan,
dan seberapa berharganya hujan bagi makhluk tuhan.
Tapi ada hal yang aku tau, sesuatu yang paling indah yaitu cinta di setiap tetes air yang titurunkannya.
Kau tau, mengapa aku sangat menyukai hujan????
Karena hujan selalu membidik ingatanku untuk kembali kesaat-saat dimana hanya ada aku, kamu, dan suara rintik hujan.

Kamis, 11 Oktober 2012

"Cerita Akan Benar-Benar Menjadi Indah Ketika Bersama Sahabat"

 Hidup tanpa cerita...it's imposible.
Karena tidak mungkin seseorang hidup tanpa memiliki cerita. Setiap orang pasti pernah mengalami berbagai kejadian menarik dalam hidupnya. Mungkin hal yang menyenangkan, mungkin juga sesuatu yang sangat tidak menyenagkan. Apapun itu, yang jelas semua kejadian itu akan tetap menjadi cerita, menarik maupun tidak menarik. Beda orang maka akan beda pula sudut pandangnya dalam menyikapi berbagai hal dalam hidupnya.
Menurutku, hal yang paling menarik adalah ketika bersama sahabat. Sahabat selalu memperlakukan kita, seolah kitalah segalanya baginya. Memperhatikan kita, seolah hanya kitalah yang hidup di bumi ini. Suasana akan terasa sangat berbeda ketika bersama sahabat, tidak peduli dalam kondisi apapun ketika bersama sahabat semua cerita akan menjadi sangat menarik.
Nikmat Tuhan yang benar-benar ku syukuri adalah ingatan yang tidak pernah sekalipun melepaskan cerita menarik yang pernah terjadi selama hidupku. Dan akupun berharap, ingatan ini tidak akan memudar seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia.
HERLINA, dimataku dia adalah orang yang sangat unik. Bagi sebagian orang dia adalah orang yang sangat aneh, pendiam, suka menyendiri dan  keras kepala. Hampir setiap saat dia selalu berhasil membuatku jengkel dengan ulah-ulahnya yang tidak bisa aku terima dengan akalku. Ntahlah, kenapa dengannya aku bisa marah, sedangkan dengan orang lain, aku hanya diam dan pura- pura tersenyum jika ada hal yang tidak aku sukai.
Banyak pepatah-pepatah tentang cinta, salah satunya yaitu, cinta dan benci itu beda tipis. tidak mungkin ada benci jika tidak ada cinta, begitupula sebaliknya. Mungkin aku terlalu menyukainya, makanya aku sering memarahinya ^^.
Malam ini tanggal 11 Oktober 2012, harusnya aku belajar dan menyelesaikan proposal skripsiku karena besok adalah jadwalku ketemu dosen pembimbing. Tapi berkat HERLINA, lagi-lagi rencanaku itu gagal. Why?
Herlina kemaren kecelakaan dan kondisi motornya lumayan rusak parah. Mendengar kondisi motornya itu, aku pikir semua orang akan sependapat denganku kalau Herlina bakalan luka parah. Sebagai seorang teman dan sahabat yang sangat peduli dengan sahabatnya, aku datang menjenguknya. Banyanganku dia akan tidur dikasur dengan perban disana sini, tapi ternyata apa yang tak bayangin jauh banget dengan kenyataanku. Sesampainya di asrama sulawesi, mataku malah ngeliat Herlina dengan busana yang siap untuk bepergian dan dengan PDnya ngajak aku keluar nyari makan. Yang tadinya cuma niat jenguk bentar malah GATOL "gagal total". Cerita malam ini adalah kencan dengan jalan kaki dari asrama ke mandala krida, makan dengan porsi jumbo, foto-foto disawah malam-malam, dan endingnya pulang dengan kaki pegel. ^^Dan sekali lagi, berkat herlina akhirnya aku tau apa rasanya daging bebek ^^. 

Jumat, 20 Juli 2012

"Karena Anda"


anda,anda, anda dan anda adalah pilihan saya.
namun, anda bukan yang saya tentukan. Karena andalah saya harus menahan apa yang tidak semestinya saya tahan.
Apakah saya untuk anda?
Mungkinkah saya harus menjawabnya????
aaaa iya, bagaimana bisa saya menjawabnya karena anda bahkan tidak pernah mempertanyakannya.
Anda tau kata-kata saya murni dari sekian keingintahuan saya.
tapi apa???anda bahkan sengaja hanya berdiam diri dan menunggu kata benci dari saya. Untuk apa???Agar dengan mudahnya anda bisa mengatakan bahwa saya bukan pilihan anda.
Tidakkah anda pikir itu terlalu kejam?
Saya, orang yang ingin anda singkirkan, tidakkkah anda lihat betapa menyedihkan dirinya???
Dia bahkan rela merendahkan harga dirinya demi orang yang dia sebut sahabat.
Anda tau bagaimana dia, melakukan apa yang bisa dia lakukan demi anda.
apa anda tau rasanya diabaikan???
saya tidak yakin anda benar-benar tau.
Jika iya mana mungkin anda setega itu membiarkan gadis malang itu terus bersabar menunggu anda.
Dunia anda...dunia saya, bagaimana bisa anda membedakannya sementara kita hidup di dunia yang sama.
selangkah, dua langkah...kita bhkan sudah melewati miliyaran langkah berjalan bersama-bersama di bumi yang sama.
karena CINTAKAH, anda berubah menjadi seorang pengecut???
atau karena keputusasaan diri yang tidak bisa anda kendali???
haruskah saya menangis demi seorang pengecut seperti anda???
tidak mengatakan tidak dan juga tidak mengatakan iya.
Bagaimana bisa saya memutuskan untuk membenci anda, sementara anda tidak memberikan alasan yang tepat agar saya membenci anda.

Minggu, 25 Maret 2012

OBAT SETREESSSS

Hal yang paling menyenangkan adalah melakukan sesuatu yang paling kita sukai. Contohnya ini ni....renang coy...(hehehehhe). Ngademin kepala ngurangin setresss. 








 

Jumat, 23 Maret 2012

""Rumah Impian""

Aku dengan segala keinginan dan impian-impianku. Seseorang pernah berkata kepadaku impian adalah pintu kesuksesan hidup. Orang yang berani bermimpi adalah orang yang tidak akan pernah takut akan kegagalan. Orang yang mau bermimpi adalah orang yang selalu senantiasa mau berusaha. Dan orang yang punya mimpi adalah orang yang punya tujuan hidup. 
Mimpiku cukup sederhana, punya sebuah rumah mewah yang di dalamnya hanya ada aku, ibuku, ayah dan adikku. Rumah yang aku peroleh dari hasil jerih payahku sendiri, rumah yang akan senantiasa memberikanku kebahagiaan bersama dengan orang -orang yang sangat aku sayang. Akan lebih menyenangkan lagi jika di rumahku itu juga tinggal dua orang kakakku yang juga tidak pernah luput dari ingatanku. Sayang, mereka punya kehidupan sendiri-sendiri yang tidak bisa diganggu gugat.
Mimpiku mungkin sedikit berbeda dengan mimpi-mimpi perempuan-perempuan seumuranku. Banyak dari mereka bermimpi punya pacar yang begini dan begini, punya suami yang seperti itu dan seperti ini. Tidak heran karena dengan umur yang sudah diatas dua puluh ini memang sudah semestinya memikirkan pasangan hidup.
Sebenarnya akupun sama seperti mereka, tapi beberapa kejadian mengubah pola pikirku. Pengalaman-pengalaman yang sempat aku alami membuatku sejenak melupakan semua tentang perasaanku. 
Rasanya tidak ada yang penting bagi ku selain kebahagiaan kedua  orang tuaku. Aku tidak akan pernah bisa membalas semua yang telah kedua orang tuaku berikan kepadaku. Tapi setidaknya aku ingin menghabiskan waktuku untuk mereka sebelum aku atau mereka yang jika tiba saatnya harus pergi dan kembali kepada sang pencipta.

Rabu, 11 Januari 2012

Tragedi Syukuran Beasiswa

Sabtu 17 Desember 2011.
  Berawal dari sebuah rencana syukuran beasiswa yang diadakan oleh temen-temenku yang mendapatkan beasiswa dari kampus. Acaranya di adakan di WS, sebuah Warung Steak yang terletak di jakal Yogyakarta. Tepat jam 11.30 kita samperin tu warung. Dari luarnya sih kayaknya buka, eee tau-tau pintu masuknya malah digembok. Di pintu tersebut tertulis sebuah kalimat yang menyatakan bahwa warung steak tersebut bukanya jam 5 sore. Ajiiibbbb...padahal jam menunjukkan angka 2 sementara kita masih ngotot acara makan-makannya tetap disitu.
  Singkat cerita acara diskusi pun dimulai. Sementara kita sedang berdiskusi banyak pelanggan yang datang dan akhirnya 2 kata yang terus menerus kita ulang secara bergantian. "tutup mas"tutup mb"tutup bu"tutup pak". Ampe berbuih dah tu mulut pokoknya...^,^. Acara diskusipun berlangsung cukup lama, Bayangin aja dah kayak satpam aja tuh disitu. Akhirnya kita sepakat main ke rumahnya "Ayu Nala Elmuna" yang kebetulan dirumahnya sedang tidak ada orang.
 Hmm...
   MBAKNYA NARSISSSSSS.........
Untuk pertama kalinya aku menginjakkan kakiku dirumahnya Nala. 
Kesanpertama....hmm....rumahnya...keyeeeennnnn...^_^.
 List Acara di Rumah Nala:
 1. Berantakin rumahnya.
 2. Masak-masak, soalnya pada kelaperan.
 3. Abis masak-masak, ya makan-makan.
 4. Dah kenyang siap-siap ambil posisi tidur.
   Oh iy...jadi ceritanya berhubung tu rumah bagus, semua perabotannya juga super bagus...dari mulai g' bisa nyalain kompor ampe sesuatu yang sangat-sangat memalukan sekali kalau g tau nyalain ni barang....G BISA NYALAIN TV...sadisss g tuh....^,^.
   Singkat cerita, akhirnya dengan kondisi cuaca yang memang saat itu sangat-sangat tidak bersahabat akhirnya sampailah ke tempat yang dituju, Warung Steak. Ahh...lupa tak ambil fotonya juga...^,^.
  Sambil nunggu pesenan seperti biasa acara yang g' boleh ketinggalan dalam situasi apapun "Foto-foto"...pada nampang dah ni...heehhheheheh.
Aseeeeeeekkkkkkkkkkkk.................................(model g' laku).


  G' ada yang lebih menyenangkan kecuali makan....hohohohohoohoh.............................
     Btw suasana makan kita pada waktu itu romantis lo, soalnya agak ujan-ujan gimana gitu.... Ngomongin ujan jadi inget susuatu, alhamdulillah ya "ala syahrini". Jadi ceritanya hujan g' kunjung reda, sementara malam semakin larut. Berhubung waktu itu saatnya sholat magrib, akhirnya kita samperin tu mesjid yang ada diseberang jalan deket WS. 

    Usai sholat biasanya ngaji...(sok-sok an), beda halnya dengan kita (Ulum, Nita, Nala, Citra, Ivan, ustadz Sholeh dan saya sendiri Devi Susanti...hahahah). Dengan posisi duduk yang sangat mendukung dan suara rintik hujan yang terus mengguyur bumi Jogja, acara GOSIP ala mahasiswapun dimulai. Sekilas topik kita malam itu adalah seputar masalah jilbab.

  Hmm, sebenernya kalau dah masalah jilbab yang di bahas, aku agak rada-rada sensitif gitu dah...hohohohoho.

  "Aku tu g' suka ya liat orang pake jilbab tapi kalau keluar sama cowoknya peluk-peluk gitu". Ivan berkomentar.
  "Aku sih g' munafik orangnya, karena emang aku aslinya jarang pake jilbab kecuali kondisi-kondisi tertentu". Sambung Citra lagi.

  "Kalau aku sih, yang penting orang itu sudah melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslimah untuk menutup auratnya seperti yang di sebutkan dalam al-quran dan hadis yang bunyinya...bla...bla...bla...(aku g' hafal eeee..), seperti apa prilakunya ya itu tergantung pribadi masing-masing karena itu hubungannya udah sama tuhan". Nala juga tidak mau ketinggalan menyampaikan pendapatnya.

  "Iya setidaknya tau kondisi, kalau emang mau gitu-gituan ya g usah pake jilbab, jadi tidak merusak nama baik orang yang berjilbab". Ivan g' mau kalah.
  "Iya aku setuju, paling g tau dirilah kalau pake jilbab tu harusnya seperti apa bersikap. G enakkan diliat orang masa iya jilbaban tapi kayak gituan. Mending yang g' pake jilbab, gituan mah nyante aja orang-orang juga pasti mandangnya biasa ja". Tegas Citra.

   Sementara aku cuma melongo dan hanya mendengarkan apa yang sedang di bicarakan. Bukan tidak ingin berpendapat, hanya saja kalau omongannya masalah agama, aku nyerah dah....hahahahhaha.
   By the way lagi, hujan g juga kunjung reda. Wajah-wajah gelisah mulai bermunculan, bukan takut karena g' bisa pulang tapi takut pintu kost sudah terkunci dengan rapi. Gila aja, mau tidur dimana ntar....^_^. Strategi untuk menembus hujan pun disusun, beberapa mantel telah disiapkan. Dengan semangat 45 (kayak mau perang ja) akhirnya kita keluar dan meninggalkan mesjid kembali ke WS jemput sepeda motor dan bayar parkiran.
Nah...ini dia awal dari bencana malam itu.
  
  Motor Nita g' mau nyala....GUBRAAAAKKKKKK......"mendadak lemes".
  
  Acara berikutnya...."DORONG MOTOR"...bidang ini di tangangi oleh orang-orang yang berpengalaman...(Ivan & Ulum)...hahhahha, kita mah nonton aja...sambil mandi hujan tengah malam. G' cukup sampai disitu....eeee, ternyata motornya Sholeh juga ikut-ikutan ngambek....ampe patah tu kaki ngengkol tetep ja g nyala-nyala tu mesin motor ...cuma motornya nala sama ulum yang bener-bener waras. Dalam masa-masa sulit, berhubung bengkel g' ada yang buka akhirnya kita memutuskan untuk mampir di sebuah tempat yang g' ada tulisan "G' boleh parkir disini"...^^.
  
   Hujan bener-bener menjadi momok malam itu, motor mati, taxi g muncul-muncul...badan basah kuyup kaki pegel...lengkaplah sudah penderitaan malam itu. Perjuangan masih terus berlanjut, teknisi-teknisi kepepetpun akhirnya menjalankan tugasnya. Dengan pengalaman yang pas-pasan (Ulum & Sholeh) dan peralatan yang tidak memenuhi standar perbengkelan mencoba bermain-main dengan bagian mesin motor. Sementara Ivan masih sibuk dengan motornya Nita dan kita kaum hawa, sibuk ngoceh g' jelas....haahahhhaha.
  
   Alhasil berkat tangan-tangan keberuntungan akhirnya motornya ustadz Sholeh bisa nyala juga. Kaum Adampun segera membuat kebijakan yang temanya selalu menjadi penyelamat bagi kaum Hawa. Kita para cewek-cewek pulang duluan. Aku boncengan sama Nita pake motor Nala yang masih sangat-sangat waras dan Nala boncengan sama Citra pake motor Sholeh yang agak rada-rada sakit.Derita malam itu ternyata tidak cukup hanya masalah motor saja, disisi lain citra dengan berat hati terpaksa harus meninggalkan sandal kesayangannya. You Know why????...heheheh, satu sandalnya putus ditengah jalan. Hujan benar-benar telah meluluh lantahkan nasib baik kita saat itu.
 Anak-anak cowok yang masih sibuk dengan motor Nita yang bener-bener bikin sengsara malam itu tetap berusaha dengan tenaga yang masih tersisa menggeret tu motor ampe nyampe kost. Tragis memang....hohohooh.

   Satu lagi keberuntungan kita pada malam itu, ternyata kostku yang menjadi penampungan malam itu masih terbuka lebar (khusus kaum cewek). Tidak lama, kaum adampun muncul dengan air yang menetes dari setiap bagian kain yang menempel di badan karena basah kuyup oleh hujan. Setelah semua motor masuk ke garasi, tiba-tiba sebuah taxi berhenti di depan garasi. Ternyata salah satu penghuni kost barokah ada yang sakit. Karena kondisinya yang cukup lemah, satu-satunya jalan supaya bisa dibawa kekamarnya ya dengan cara digotong. Sekali lagi Kaum Adam menjadi super hero malam itu, agenda terakhir malam itu, gotong orang sakit...hahahhaha.
Hmm,diskusi singkat sebelum acara gotong royong dimulai...^_^. Bocoran:yang digotong itu cewek lo...ihirrrrr...
"Aku pegang leher",Ulum menawarkan diri.
"Aku pegang kaki ja, bukan muhrim."ustazd sholeh beralasan.Karena bagian atas dan bawah sudah di tangani oleh dua super hero kita, mau g' mau tinggal bagian tengah dan ini adalah bagian pahlawan kita. Kita panggilkan Irpan Purnama...
Huuufff...lelah memang...tapi menyenangkan. "Sesuatu banget ya"...ala syahrini...^^.
  
      Perang dengan penderitaan malam itu ternyata belum berakhir. Terutama si Ulum, kayaknya bener-bener penderitaan yang tiada akhir. Kebayang g' sih, punya kost tapi g' bisa masuk kamar kost sendiri gimana tuh rasanya????. Penyebabnya tidak lain dan tidak bukan berawal dari tukeran motor. Kunci kamar si Ulum barengan dengan kunci motornya, sementara motornya di bawa oleh ustadz Sholeh. Dengan terpaksa akhirnya malam itu Ivan harus rela berbagi kasur dengan soulmatenya itu Ihya Ulumudin.



 ^^WITHOUT U NOTHING WITHOUT U BORING^^.....